Showing posts with label pankreas. Show all posts
Showing posts with label pankreas. Show all posts
Sunday, 2 October 2011
Pankeas dan Batu Hempedu
Batu empedu adalah timbunan kristal di dalam kandung empedu atau di dalam saluran empedu. Batu yang ditemukan di dalam kandung empedu disebut kolelitiasis, sedangkan batu di dalam saluran empedu disebut koledokolitiasis.
Penyebab
Komponen utama dari batu empedu adalah kolesterol, sebagian kecil lainnya terbentuk dari garam kalsium. Cairan empedu mengandung sejumlah besar kolesterol yang biasanya tetap berbentuk cairan. Jika cairan empedu menjadi jenuh/pekat karena kolesterol, maka kolesterol bisa menjadi tidak larut dan membentuk endapan di luar empedu.
Faktor Risiko
1. Batu empedu lebih banyak ditemukan pada wanita dan faktor risikonya adalah :
2. Usia lanjut.
3. Kegemukan (obesitas).
4. Diet tinggi lemak.
5. Faktor keturunan.
Cara alamiah yang dapat digunakan untuk mengatasi batu empedu yaitu :
30 gram daun keji beling segar + 30 gram sambiloto segar + 60 gram
rambut jagung direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya
disaring, diminum hangat-hangat.
60 gram herba kumis kucing segar + 30 gram tongkol jagung + 30 gram daun
meniran segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya
disaring, diminum hangat-hangat.
30 gram daun sendok segar + 30 gram daun kembang pukul empat segar + 100
gram akar alang-alang direbus dengan 700 ccc air hingga tersisa 300 cc,
airnya disaring, diminum hangat-hangat.
Minum jus apel sebanyak 4 gelas setiap hari selama 5 hari. Pada hari ke-6 lakukan puasa, dan pada saat berbuka puasa minum air putih + 30 gram garam inggris/garam bukit double refined, pada pukul 20.00 minum ½ gelas air lemon + ½ gelas
minyak zaitun, aduk lalu diminum dan amalan minum Palm Honey HPA (campuran madu + Cuka Nipah).
Catatan : anda dapat menggunakan salah satu cara tradisional di atas, lakukan secara teratur sehari 2 kali. Dalam melakukan perebusan gunakan bahan yang segar dan sudah ducuci bersih
Thursday, 9 June 2011
Masaalah Kencing Manis/ Diabetes
Diabetes dikenali sebagai penyakit degenaratif iatu penyakit yang tiada penyebab (i.e kuman, bakteria, virus etc) tetapi disebabkan tidak keseimbangan sistem tubuh. Apabila sistem tubuh terdapat penumpukan atau pengumpulan toksid yang tinggi akan menyebabkan berlakunya autointoxication yang mengakibatkan kerosakan organ organ dalaman tubuh. salah satu organ yang terkait adalah pankreas yang gagal berfungsi mengeluarkan insulan yang mencukupi bagi menghuraikan gula kompleks kepada gula ringkas.
Penambahan insulan sintetik dalam darah tidak memberi kesan jangkapanjang membaikki pankreas tetapi hanya bersifat sementara untuk mengawal kadar gula kompleks dalam darah.
Herba bertindak perlahan tetapi berkesan, ada enzim khusus dalam jering (produk HPA - PLANTISOL) yang boleh digunakan untuk memperbaikki pankreas dan seterusnya menstabilkan pengeluaran insulin.
Boleh jga menggunakan madu (gula ringkas) yang dicampurkan dengan pokok bedalu yang bertapak dipohon jering (produk HPA - MADU PLANTISOL)
Penambahan insulan sintetik dalam darah tidak memberi kesan jangkapanjang membaikki pankreas tetapi hanya bersifat sementara untuk mengawal kadar gula kompleks dalam darah.
Herba bertindak perlahan tetapi berkesan, ada enzim khusus dalam jering (produk HPA - PLANTISOL) yang boleh digunakan untuk memperbaikki pankreas dan seterusnya menstabilkan pengeluaran insulin.
Boleh jga menggunakan madu (gula ringkas) yang dicampurkan dengan pokok bedalu yang bertapak dipohon jering (produk HPA - MADU PLANTISOL)
Subscribe to:
Posts (Atom)

